Peluang “September Ceria” Bulu Tangkis Indonesia

Jika Anda harus mengatakan kata “September”, apa yang akan Anda katakan? Tampaknya akan ada banyak orang yang secara spontan mengucapkan kata “ceria” pada “September”. September sebenarnya bahagia, seolah-olah kita memegang ingatan kita. Judul lagu lama Vina Panduwinata sebenarnya adalah kosakata baru yang populer. Tidak banyak orang menggunakannya untuk memotivasi diri mereka sendiri, jadi September akan menjadi bulan yang menyenangkan dan sesuai dengan harapan mereka. Mengenai popularitas September yang bahagia ini, masukkan kata kunci “September” di kotak pencarian Google. Jadi yang ada di atas adalah September Cheers, diikuti oleh kutipan September, lagu September, dan zodiak September. Sehubungan dengan bulu tangkis Indonesia, kami juga berharap bahwa bulan September ini akan menjadi bulan yang membahagiakan bagi para pemain bulu tangkis Indonesia. Jika Vina Panduwinata menyanyikan teks untuk “our happy September together”, kalimat ini agak dapat diubah menjadi “happy September of badminton Indonesia”.

Apa yang salah dengan September dan bulu tangkis? Pada awal September, pemain bulutangkis Indonesia harus bersiap untuk jadwal sibuk untuk kembali ke Seri Tur Dunia BWF. Setelah sekitar satu minggu istirahat setelah mereka tampil di Piala Dunia, para pemain Indonesia telah menunggu jadwal sibuk dari turnamen Tur Dunia BWF. Berburu gelar pada bulan September, dimulai di Taiwan, berakhir di Korea
Dikutip dari BWF Tournament Software, ada empat turnamen yang termasuk dalam kalender World Tour BWF, yang akan diadakan pada bulan September, mulai dari turnamen tingkat Super 100 hingga tingkat tertinggi, Super 1000. Dimulai di Taiwan dan berakhir di Korea. Ya, pada awal minggu berikutnya, pemain bulutangkis Indonesia akan muncul di Turnamen Terbuka Yonex Chinese Taipei 2019, juga dikenal sebagai Taiwan Open 2019. Turnamen Super 300 ini, yang berlangsung dari 3 September hingga 8 September 2019. Apa itu pilihan untuk pemain Indonesia?

Tidak semua pemain top dari Indonesia tampil di Taiwan Open 2019, sama seperti pemain top negara lain yang juga beristirahat setelah mereka tampil di Piala Dunia. Namun, beberapa pemain terbesar masih muncul atas nama “perburuan tiket Olimpiade pada tahun 2020”. Harapannya, dengan tidak banyak pemain terbaik di dunia, dapat memenangkan gelar Indonesia di Taiwan dan mendapatkan banyak poin tambahan dalam ‘kualifikasi’ melawan Pertandingan Olimpiade 2020. Seperti ganda putra, dengan tidak adanya Marcus Gideon / Kevin Sanjaya dan juga Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan ditambah tidak adanya ganda putra Cina dan Jepang akan menjadi peluang besar bagi pasangan Indonesia Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto untuk menang. Dawn / Rian diresmikan 1. Usia yang sukses memenangkan medali perunggu Piala Dunia, Dawn / Rian tentu diharapkan seragam. Mereka berharap untuk memenangkan gelar Tur Dunia BWF kedua mereka tahun ini setelah Swiss Open Super 300 pada bulan Maret.

Pesaing Dawn / Rian yang paling sulit adalah tuan rumah ganda, Lee Yang / Wang Chi-lin dan ganda Malaysia, Aaron Chia / Soh Wooi Yik.
Harapannya, dengan tidak banyak pemain terbaik di dunia, dapat memenangkan gelar Indonesia di Taiwan dan mendapatkan banyak poin tambahan dalam ‘kualifikasi’ melawan Pertandingan Olimpiade 2020. Seperti ganda putra, dengan tidak adanya Marcus Gideon / Kevin Sanjaya dan juga Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan ditambah tidak adanya ganda putra Cina dan Jepang akan menjadi peluang besar bagi pasangan Indonesia Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto untuk menang. Dawn / Rian menjadi superior 1.

Usia kesuksesan memenangkan medali perunggu Piala Dunia, Fajar / Rian tentu diharapkan seragam. Mereka berharap untuk memenangkan gelar Tur Dunia BWF kedua mereka tahun ini setelah Swiss Open Super 300 pada bulan Maret. Pesaing Dawn / Rian yang paling sulit adalah tuan rumah ganda, Lee Yang / Wang Chi-lin dan ganda Malaysia, Aaron Chia / Soh Wooi Yik. Indonesia memiliki kesempatan untuk memenangkan dua gelar di Taiwan Terbuka. Di ganda putri, pasangan Greysia Polii / Apriani Rahayu juga menang 1.

Tidak adanya trio Jepang untuk ganda putri dan juga ganda putri Cina seharusnya memungkinkan Greysia / Apri memenangkan gelar kedua mereka tahun ini. Mereka sebelumnya memenangkan Indian Open Super 500 pada akhir Maret. Selain kamar ganda / kembar, diharapkan sektor kamar campuran ganda akan mencapai hasil terbaik. Ada juga delapan pasangan campuran Indonesia yang tampil. Angka ini adalah yang tertinggi dibandingkan dengan perwakilan negara lain. Di antara mereka adalah pasangan Hafiz Faizal / Gloria Widjaja yang telah menabur 3, Rinov Rivaldy / Pitha Mentari (6) dan Tontowi Ahmad / Winny Oktavina (7). Berapa banyak gelar yang bisa dimenangkan pemain Indonesia di Taiwan Terbuka pada 2019? Datang dari Taiwan, pemain Indonesia akan tampil di turnamen Yonex Sunrise Vietnam Open 2019, yang diadakan di Kota Ho Chi Minh mulai 10-15 September. Karena level “hanya” adalah Super 100.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *